<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wari006's Weblog</title>
	<atom:link href="http://wari006.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wari006.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Aug 2008 04:36:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wari006.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Wari006's Weblog</title>
		<link>http://wari006.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wari006.wordpress.com/osd.xml" title="Wari006&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wari006.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PEDOMAN ISLAM MENYIKAPI MUSIBAH</title>
		<link>http://wari006.wordpress.com/2008/08/07/pedoman-islam-menyikapi-musibah/</link>
		<comments>http://wari006.wordpress.com/2008/08/07/pedoman-islam-menyikapi-musibah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 04:24:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wari006</dc:creator>
				<category><![CDATA[ANALISIS]]></category>
		<category><![CDATA[nafsiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wari006.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai agama sempurna, Islam memberikan pedoman lengkap guna menyikapi segala macam peristiwa, baik suka maupun duka. Sabda Nabi SAW,&#8221;Sungguh menakjubkan keadaan orang mukmin, karena semua keadaannya baik baginya, dan itu tidak terjadi pada siapa pun kecuali pada orang mukmin. Jika dia mendapat kelapangan dia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika dia ditimpa kesulitan dia bersabar, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wari006.wordpress.com&amp;blog=4434760&amp;post=7&amp;subd=wari006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span></p>
<h3><span><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.pu.go.id/publik/bencana/images/bencana.jpg&amp;imgrefurl=http://www.pu.go.id/publik/bencana/bencana.htm&amp;h=350&amp;w=465&amp;sz=115&amp;hl=id&amp;start=1&amp;tbnid=sD5khQGDiMNc-M:&amp;tbnh=96&amp;tbnw=128&amp;prev=/images%3Fq%3Dbencana%26gbv%3D2%26hl%3Did"><img style="border:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:sD5khQGDiMNc-M:http://www.pu.go.id/publik/bencana/images/bencana.jpg" alt="" width="103" height="78" /></a></span></h3>
<p></span><span></p>
<p align="justify">Sebagai agama sempurna, Islam memberikan pedoman lengkap guna menyikapi segala macam peristiwa, baik suka maupun duka. Sabda Nabi SAW,&#8221;Sungguh menakjubkan keadaan orang mukmin, karena semua keadaannya baik baginya, dan itu tidak terjadi pada siapa pun kecuali pada orang mukmin. Jika dia mendapat kelapangan dia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika dia ditimpa kesulitan dia bersabar, maka itu pun baik baginya.&#8221; (HR. Muslim).</p>
<p align="justify">Pedoman Islam itu antara lain menyangkut bagaimana menyikapi musibah. Oleh ulama musibah didefinisikan sebagai &#8220;segala apa yang dibenci yang terjadi pada manusia&#8221; (kullu makruuhin yahullu bi al-insan) (Ibrahim Anis, al-Mu’jam al-Wasith, h. 527). Musibah gempa bumi DIY dan Jateng 27 Mei 2006 lalu benar-benar telah melahirkan berbagai hal yang dibenci, seperti robohnya rumah, kematian anggota keluarga, rusaknya perabotan, dan sebagainya.</p>
<p align="justify">Bagaimana pedoman Islam dalam menyikapi musibah seperti ini? Bagi shahibul musibah (yang terkena musibah) Islam memberikan pedoman sikap antara lain :</p>
<p></span> <span><span><strong> </strong></p>
<p align="justify"><strong>1. IMAN DAN RIDHO TERHADAP KETENTUAN (QADAR) ALLAH</strong></p>
<p align="justify">Kita wajib beriman bahwa musibah apa pun seperti gempa bumi, banjir, wabah penyakit, sudah ditetapkan Allah SWT dalam <em>Lauhul Mahfuzh</em>. Kita pun wajib menerima ketentuan Allah ini dengan lapang dada (ridho). Allah SWT berfirman :</p>
<p align="justify"><em>&#8220;Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.&#8221;</em> (<strong>QS al-Hadid [57] : 22</strong>)</p>
<p align="justify">Maka dari itu, tidak benar kalau orang berkata gempa Yogya ini terjadi lantaran Nyi Roro Kidul marah. Yang benar, bencana ini adalah ketentuan Allah, bukan ketentuan Nyi Roro Kidul.</p>
<p align="justify">Kita pun wajib menerima taqdir Allah ini dengan rela, bukan dengan menggerutu atau malah menghujat Allah SWT. Misalnya dengan berkata,<em>&#8220;Ya Allah, mengapa harus aku? Apa dosaku ya Allah?&#8221;</em> Hujatan terhadap Allah <em>Azza wa Jalla</em> ini sungguh kurang ajar dan tidak sepantasnya, sebab Allah SWT berfirman :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Dia [Allah] tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.&#8221;</em> (<strong>QS al-Anbiyaa` [21] : 23</strong>)</p>
<p><strong></p>
<p align="justify">2. SABAR MENGHADAPI MUSIBAH</p>
<p></strong></p>
<p align="justify">Sabar, menurut Imam Suyuthi dalam <em>Tafsir al-Jalalain</em>, adalah menahan diri terhadap apa-apa yang Anda benci (<em>al-habsu li an-nafsi ‘alaa maa takrahu</em>). Sikap inilah yang wajib kita miliki saat kita menghadapi musibah. Selain itu, disunnahkan ketika terjadi musibah, kita mengucapkan kalimat <strong>istirja’</strong> (<em>Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji&#8217;uun</em> ). Allah SWT berfirman :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: &#8220;Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji&#8217;uun&#8221;</em> . (<strong>QS al-Baqarah [2] : 155-156</strong>)</p>
<p align="justify">Dengan demikian, sabarlah ! Jangan sampai kita meninggalkan sikap sabar dengan berputus asa atau berprasangka buruk seakan Allah tidak akan memberikan kita kebaikan di masa depan. Ingat, putus asa adalah <em>su`uzh-zhann</em> <em>billah</em> (berburuk sangka kepada Allah) ! <em>Su`uzh-zhann</em> kepada manusia saja tidak boleh, apalagi kepada Allah.</p>
<p align="justify">Memang, orang yang tertimpa musibah mudah sekali terjerumus ke dalam sikap putus asa (QS 30 : 36). Namun Allah SWT menegaskan, sikap itu adalah sikap kufur, sebagaimana firman-Nya :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.&#8221; </em>(<strong>QS Yusuf [12] : 87</strong>) .</p>
<p><strong></p>
<p align="justify">3. MENGETAHUI HIKMAH DI BALIK MUSIBAH</p>
<p></strong></p>
<p align="justify">Seorang muslim yang mengetahui hikmah (rahasia) di balik musibah, akan memiliki ketangguhan mental yang sempurna. Berbeda dengan orang yang hanya memahami musibah secara dangkal hanya melihat lahiriahnya saja. Mentalnya akan sangat lemah dan ringkih, mudah tergoncang oleh sedikit saja cobaan duniawi.</p>
<p align="justify">Hikmah musibah antara lain diampuninya dosa-dosa. Sabda Rasulullah SAW :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Tidaklah seorang mukmin tertimpa musibah tertusuk duri atau lebih dari itu, kecuali dengannya Allah akan menghapus sebagian dosanya.&#8221;</em> (<strong>HR Bukhari dan Muslim</strong>)</p>
<p align="justify">Muslim yang mati tertimpa bangunan atau tembok akibat gempa, tergolong orang yang mati syahid. Sabda Nabi SAW :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Orang-orang yang mati syahid itu ada lima golongan; (1) orang yang terkena wabah penyakit tha’un, (2) orang yang terkena penyakit perut (disentri, kolera, dsb), (3) orang yang tenggelam, (4) orang yang tertimpa tembok/bangunan, dan (5) orang yang mati syahid dalam perang di jalan Allah.&#8221;</em> (<strong>HR Bukhari dan Muslim</strong>)</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Akan diampuni bagi orang yang mati syahid setiap-tiap dosanya, kecuali utang.&#8221;</em> (<strong>HR Muslim</strong>).</p>
<p align="justify">Hikmah lainnya ialah, jika anak-anak muslim meninggal, kelak mereka akan masuk surga. Sabda Nabi SAW :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Anak-anak kaum muslimin [yang meninggal] akan masuk ke dalam surga.&#8221;</em> (<strong>HR Ahmad</strong>)</p>
<p><strong></p>
<p align="justify">4. TETAP BERIKHTIAR</p>
<p></strong></p>
<p align="justify">Maksud ikhtiar, ialah tetap melakukan berbagai usaha untuk memperbaiki keadaan dan menghindarkan diri dari bahaya-bahaya yang muncul akibat musibah. Jadi kita tidak diam saja, atau pasrah berpangku tangan menunggu bantuan datang.</p>
<p align="justify">Beriman kepada ketentuan Allah tidaklah berarti kita hanya diam termenung meratapi nasib, tanpa berupaya mengubah apa yang ada pada diri kita. Allah SWT berfirman :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.&#8221;</em> (<strong>QS ar-Ra’du [13] : 11</strong>)</p>
<p align="justify">Ketika terjadi wabah penyakit di Syam, Umar bin Khattab segera berupaya keluar dari negeri tersebut. Ketika ditanya,&#8221;<em>Apakah kamu hendak lari dari taqdir Allah?&#8221;</em> maka Umar menjawab,&#8221;<em>Ya, aku lari dari taqdir Allah untuk menuju taqdir Allah yang lain.&#8221;</em></p>
<p align="justify">Rasulullah SAW pun memberi petunjuk bahwa segala bahaya (<em>madharat</em>) wajib untuk dihilangkan. Misalnya ketiadaan logistik, tempat tinggal, masjid, sekolah, dan sebagainya. Nabi SAW bersabda,&#8221;<em>Tidak boleh menimbulkan bahaya bagi diri sendiri dan bahaya bagi orang lain.&#8221;</em> (<strong>HR Ibnu Majah</strong>)</p>
<p><strong></p>
<p align="justify">5. MEMPERBANYAK BERDOA DAN BERDZIKIR</p>
<p></strong></p>
<p align="justify">Dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir bagi orang yang tertimpa musibah. Orang yang mau berdoa dan berdzikir lebih mulia di sisi Allah daripada orang yang tidak mau atau malas berdoa dan berdizikir. Rasululah SAW mengajarkan doa bagi orang yang tertimpa musibah : &#8220;<strong><em>Allahumma jurnii fii mushiibatii wa akhluf lii khairan minhaa</em></strong><em> (Ya Allah, berilah pahala dalam musibahku ini, dan berilah ganti bagiku yang lebih baik daripadanya.)</em> (<strong>HR Muslim</strong>)</p>
<p align="justify">Dzikir akan dapat menenteramkan hati orang yang sedang gelisah atau stress. Allah SWT berfirman :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.&#8221;</em> (<strong>QS ar-Ra’du [13] : 28</strong>)</p>
<p align="justify">Dzikir yang dianjurkan misalnya bacaan istighfar,<strong><em>&#8220;Astaghfirullahal ‘azhiem</em></strong>&#8220;. Sabda Nabi SAW :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Barangsiapa memperbanyak istighfar, maka Allah akan membebaskannya dari kesedihan, akan memberinya jalan keluar bagi kesempitannya, dan akan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.&#8221;</em> (<strong>HR. Abu Dawud</strong>).</p>
<p><strong></p>
<p align="justify">6. BERTAUBAT</p>
<p></strong></p>
<p align="justify">Tiada seorang hamba pun yang ditimpa musibah, melainkan itu akibat dari dosa yang diperbuatnya. Maka sudah seharusnya, dia bertaubat nasuha kepada Allah SWT. Orang yang tak mau bertaubat setelah tertimpa musibah, adalah orang sombong dan sesat. Allah SWT berfirman :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar.&#8221;</em> (<strong>QS asy-Syuura [42] : 30</strong>)</p>
<p align="justify">Sabda Nabi SAW &#8220;<em>Setiap anak Adam memiliki kesalahan (dosa). Dan sebaik-baik orang yang bersalah, adalah orang yang bertaubat.&#8221;</em> (<strong>HR at-Tirmidzi</strong>).</p>
<p align="justify">Bertaubat nasuha rukunnya ada 3 (tiga). <strong>Pertama</strong>, menyesali dosa yang telah dikerjakan. <strong>Kedua</strong>, berhenti dari perbuatan dosanya itu. <strong>Ketiga</strong>, ber-<em>azam</em> (bertekad kuat) tidak akan mengulangi dosanya lagi di masa datang. Jika dosanya menyangkut hubungan antar manusia, misalnya belum membayar utang, pernah menggunjing seseorang, pernah menyakiti perasaan orang, dan sebagainya, maka rukun taubat ditambah satu lagi, yaitu menyelesaikan urusan sesama manusia dan meminta maaf.</p>
<p><strong></p>
<p align="justify">7. TETAP ISTIQOMAH PADA ISLAM</p>
<p></strong></p>
<p align="justify">Dalam setiap musibah, selalu ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkannya untuk tujuan jahat. Misalkan saja upaya kotor berupa <strong>Kristenisasi</strong>. Caranya adalah dengan memberikan bantuan logistik, medis, uang, rumah, dan sebagainya.</p>
<p align="justify">Tapi semuanya itu tidaklah diberikan dengan tulus, melainkan ada maksud keji di baliknya. Ujung-ujungnya, orang-orang kafir itu ingin sekali memurtadkan orang Islam menjadi orang Kristen. <em>Na`uzhu billah min dzalik</em>.</p>
<p align="justify">Di sinilah seorang muslim dituntut untuk bersikap istiqamah, yaitu konsisten di atas satu jalan dengan mengamalkan kewajiban-kewajiban dan meninggalkan larangan-larangan (<em>mulazamah al-thariq bi fi’li al-wajibat wa tarki al-manhiyyat</em>). Allah SWT mewajibkan kita istiqamah :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan&#8221;</em> (<strong>QS Huud [11] : 112</strong>)</p>
<p align="justify">Muslim yang murtad (keluar dari agama Islam) dan menjadi pemeluk Kristen, sungguh telah tertipu mentah-mentah dunia akhirat. Allah SWT berfirman :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.&#8221;</em> (<strong>QS al-Baqarah [2] : 217</strong>)</p>
<p align="justify">Karena itu wajiblah bagi kita untuk terus istiqamah mempertahankan keislaman kita. Jangan mudah tergiur oleh bujuk rayu setan berbentuk manusia itu. Jangan mati kecuali tetap memegang teguh agama Islam. Allah SWT berfirman :</p>
<p><em> </em></p>
<p align="justify"><em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.&#8221;</em> (<strong>QS Ali ‘Imraan [3] : 102</strong>)</p>
<p><strong></p>
<p align="justify">Khatimah</p>
<p></strong></p>
<p align="justify">Demikianlah atara lain pedoman Islam dalam menyikapi musibah. Khususnya bagi <em>shahibul musibah</em> (yang terkena musibah). Dengan berpegang teguh dengan pedoman-pedoman Islam di atas, mudah-mudahan Allah SWT akan memberikan rahmat, hidayah, dan ‘inayah-Nya kepada kita semua. Amin ! <strong>[ ]</strong></p>
<p></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wari006.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wari006.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wari006.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wari006.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wari006.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wari006.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wari006.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wari006.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wari006.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wari006.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wari006.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wari006.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wari006.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wari006.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wari006.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wari006.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wari006.wordpress.com&amp;blog=4434760&amp;post=7&amp;subd=wari006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wari006.wordpress.com/2008/08/07/pedoman-islam-menyikapi-musibah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b49b953bdc7868b15bc704202508d04?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Wari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:sD5khQGDiMNc-M:http://www.pu.go.id/publik/bencana/images/bencana.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Waspadai International Crisis Group (ICG)</title>
		<link>http://wari006.wordpress.com/2008/08/07/waspadai-international-crisis-group-icg/</link>
		<comments>http://wari006.wordpress.com/2008/08/07/waspadai-international-crisis-group-icg/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 04:17:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wari006</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wari006.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Siapa International Crisis Group (ICG)? Bicara tentang terorisme atau Islam radikal di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari ICG. Apa itu ICG? Dengan melihat situs resmi mereka ditambah dengan situs wikipedia dapat dipahami apa itu ICG. Secara ringkas, ICG singkatan dari International Crisis Group (ICG) adalah sebuah organisasi nonpemerintah, nirlaba internasional yang misinya mencegah dan menyelesaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wari006.wordpress.com&amp;blog=4434760&amp;post=5&amp;subd=wari006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/07/icg-2.jpg"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-1865" style="float:left;" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/07/icg-2.jpg" alt="" width="136" height="92" /></a><strong>Siapa International Crisis Group (ICG)?</strong><br />
Bicara tentang terorisme atau Islam radikal di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari ICG. Apa itu ICG? Dengan melihat situs resmi mereka ditambah dengan situs wikipedia dapat dipahami apa itu ICG. Secara ringkas, ICG singkatan dari International Crisis Group (ICG) adalah sebuah organisasi nonpemerintah, nirlaba internasional yang misinya mencegah dan menyelesaikan konflik berbahaya melalui analisis berdasar-medan dan advokasi tingkat-tinggi.</p>
<p>Ketika sebuah negara dalam resiko perpecahan, atau kekerasan skala besar, ICG mengirim beberapa tim analis politik ke dalam atau dekat daerah konflik. Organisasi ini menciptakan laporan analisis dengan rekomendasi yang ditujukan kepada pemimpin-pemimpin dunia dan organisasi-organisasi. Kelompok ini pun menerbitkan newsletter bulanan, CrisisWatch, yang memberikan sekilas berita tentang kekerasan yang sedang terjadi di dunia.</p>
<p>Sebagai organisasi yang menghasilkan laporan dan analisis, grup ini bekerja dengan banyak pemerintah, organisasi, dan media untuk menerbitkan dan menyebarkan laporan mereka, yang juga tersedia dalam situs resmi mereka.</p>
<p>Kantor pusat Crisis Group terletak di Brusel, bergerak di benua Afrika, Asia, Eropa, Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah dan Afrika Utara. Mereka memiliki kantor-kantor advokasi di Washington, DC, New York City, London dan Moskwa, dan juga kantor setempat di Amman, Belgrade, Beirut, Kairo, Dakar, Dushanbe, Islamabad, Jakarta, Kabul, Nairobi, Bishkek, Port-au-Prince, Pretoria, Pristina, Quito, Seoul, Skopje dan Tbilisi. ICG juga memiliki analis yang bekerja di lebih dari 40 negara dan wilayah dalam konflik di empat benua. ICG didanai melalui sumbangan dari Pemerintahan Barat, fondasi lainnya, dan organisasi, perusahaan, dan individual.</p>
<p>Jakarta dijadikan pusat ICG untuk Asia. ICG berada di Indonesia sejak 2000, menjelang deklarasi war on terrorism Presiden Amerika Serikat (AS) pada September 2001. Dalam situs resminya disebutkan bahwa Tim ICG di Jakarta mengeluarkan laporan-laporan dan rekomendasi mengenai kebijakan tentang perkembangan politik di Indonesia, perkembangan otonomi regional, perjuangan kaum separatis di Aceh dan Papua, kekerasan komunal dan peranan radikal Islam dengan difokuskan pada jaringan Jemaah Islamiyah. ICG Jakarta telah membuat laporan tentang Aceh, Papua, Maluku, Poso, reformasi, polisi, militer, desentralisasi dan terorisme. ICG telah menyusun sejumlah laporan mengenai isu-isu politik yang peka, termasuk masalah Aceh, Papua, Maluku, Poso, perombakan dalam tubuh Polri dan TNI, serta masalah terorisme yang banyak dikutip media asing dan pemerintah AS.</p>
<p>Dalam perjalanannya, ICG di Asia Tenggara yang berpusat di Jakarta dikepalai oleh Sydney Jones (Senior Advisor) dengan John Virgoe sebagai South East Asia Project Director (Direktur Proyek Asia Tenggara). Sydney Jones pernah dua kali diminta angkat kaki dari Indonesia. Pertama kali dia diminta hengkang dari Indonesia pada Juni 2004. Sydney Jones, warga negara Amerika Serikat, pada awalnya dilarang masuk ke Indonesia antara lain karena laporan-laporan yang dibuatnya tentang konflik di beberapa wilayah di Indonesia dianggap bias dan kurang obyektif. “Forum Koordinasi Intelijen menilai</p>
<p>Sydney Jones bersama beberapa orang Indonesia lainnya telah merugikan bangsa Indonesia karena menjual informasi untuk mendapatkan uang,” kata Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono (28 Mei 2004). Dia juga menyebutkan bahwa keberadaan Jones telah merugikan bangsa Indonesia. ICG, bersama lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang lain, kata Kepala BIN tersebut telah menjual informasi negara untuk mendapatkan uang (29 Mei 2004).</p>
<p>Bahkan, puluhan orang dari berbagai elemen, mahasiswa, dan masyarakat umum menggelar unjuk rasa (23 Juni 2004). Mereka meminta pemerintah mengusir Sidney Jones dan jaringan LSM-nya yang telah mengobok-obok Indonesia dan memperdagangkan kebobrokan bangsa ini demi keuntungan sesaat. Mereka berpihak pada separatis Aceh dan Papua. Kemudian, dia tinggal lagi di Indonesia (Jakarta) sejak 22 Juli 2005. Namun, karena dianggap membahayakan Indonesia, dia diusir kembali pada 24 November 2005. Menkum dan HAM Hamid Awaludin turut mau buka suara tentang alasan pencekalan terhadap Sidney Jones. Dia dianggap mengancam stabilitas keamanan dalam negeri. Pencekalan terhadap Sidney dilakukan setelah lewat proses evaluasi di bawah Menko Polhukam dan turut melibatkan unsur kepolisian, intelijen dan sebagainya. “Keputusannya Sidney kembali dicekal dengan alasan perhitungan keamanan,” ungkap Hamid (28/11/2005). Namun, dunia menekan Indonesia dan menuduh hal tersebut sebagai kemunduran bagi demokrasi dan hak hak asasi manusia di Indonesia.</p>
<p>Akhirnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, memerintahkan agar larangan kegiatan selama setahun bagi peneliti Amerika Sidney Jones di Indonesia, dicabut (29 November 2005). Setelah itu, Desember 2006, Sidney Jones banyak mempropagandakan AS dan memfitnah Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dalam laporannya tentang ’Jaringan Terorisme Ponpes Ngruki’. Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) menuntut pemerintah untuk mengusirnya kembali karena lebih merupakan corong AS daripada peneliti. Namun, pemerintah tidak memenuhinya. Dia pun tetap bebas bergerak.</p>
<p>Jadi, apa yang dilakukan selama ini oleh ICG mencerminkan visi dan misinya. Lembaga ini lebih mendukung upaya separatis di Aceh dan Papua, serta memojokkan umat Islam dengan isu terorisme.</p>
<p><strong>Tudingan ICG</strong><br />
Pada 12 Desember 2002 ICG mengeluarkan laporan tentang terorisme Indonesia bertajuk Backgrounder: How The Jemaah Islamiyah Terrorist Network Operates (Jaringan Teroris Indonesia: Cara Kerja Jamaah Islamiyah). Hal ini menjadikan Indonesia terpojok meski fakta tak pernah membuktikan hal tersebut. Dalam laporan tersebut ICG mengatakan dari 14 ribu pesantren di Indonesia, ada 8900 pesantren yang ‘berbahaya’. Sungguh satu tuduhan yang justru berbahaya. Setelah itu, penelitian yang didanai AS menyimpulkan bahwa kitab kuning di pesantren merupakan biang kekerasan dan berikutnya pemerintah AS langsung mengusulkan agar Indonesia segera merubah kurikulum pendidikan agama, khususnya di pesantren.</p>
<p>ICG terus melaporkan. Pada Agustus 2003 menurunkan laporan bertajuk Jemaah Islamiyah in South East Asia: Damaged But Still Dangerous (Jamaah Islamiyah di Asia Tenggara: Hancur Tetapi Masih berbahaya). Lagi-lagi, ICG menuduh ada beberapa jaringan pesantren yang bisa dikategorikan teroris dan Jamaah Islamiyah. Setelah itu beberapa orang diciduk polisi. Hal ini menggambarkan betapa laporan ICG bukan sekedar laporan penelitian, tapi ada ’the invisible hand’ yang menggerakkannya. Tidak aneh bila banyak kalangan memandang ICG kepanjangan CIA secara halus untuk menekan pemerintahan Indonesia. Caranya, dengan membuat ’penelitian’ dan laporan hingga terkesan ilmiah. Kecurigaan itu tidaklah berlebihan. Apalagi diketahui ada hubungan antara ICG dengan pialang saham keturunan Yahudi, George Soros. Pada tahun 2003. Soros pernah dianugrahi ICG Founders Award atas kontribusinya membantu ICG. Kabarnya, laporan-laporan ICG ini memang dikirimkan kepada parlemen AS untuk menjadi bahan pertimbangan.</p>
<p>Pada 16 Juni 2008, ICG mengeluarkan laporan ’Indonesia: Communal Tensions in Papua’. Disana ditulis, ”Konflik antara Muslim dengan Kristen di Papua dapat meningkat bila tidak dikelola dengan baik. Kaum Kristen merasa ’diserang’ oleh migrasi kaum Muslim dari luar Papua dan mereka merasa pemerintah mendukung aktivitas Islam untuk mengeksvansi minoritas non-Muslim. Kaum Muslim pindahan itu memandang demokrasi dapat diarahkan menjadi tirani mayoritas sehingga posisi mereka disana terancam. Padahal, Kristen Papua hanya sekedar peduli terhadap penyerangan terhadap gereja-gereja di tempat manapun di Indonesia dan khawatir terhadap apa yang mereka lihat sebagai islamisasi. Pada sisi lain, Kristen Papua sedang menghadapi gerakan garis keras seperti Hizbut Tahrir. Seharusnya pemerintah di tiap tingkatan nasional, provinsi dan kota/kabupaten tidak memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok keagamaan eksklusif.” Dalam laporan tersebut terlihat ada upaya ’halus’ adu domba Muslim dengan Kristen serta memprovokasi pemerintah untuk menekan kelompok Islam.</p>
<p>Bahkan, bulan Juli 2008 mengeluarkan laporan tentang Surat Keputusan Bersama (SKB) Ahmadiyah dan konflik Papua. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa pergerakan ICG selalu terkait dengan disintegrasi, konflik, Islam radikal dan terorisme. Direktur proyek International Crisis Group untuk Asia Tenggara Sydney Jones meyakini, akan ada rencana aksi teroris di Indonesia. Tak lain, maksud dan tujuannya adalah untuk merayakan peristiwa berdarah, tragedi 11 September yang mengguncang negeri Paman Sam, Amerika Serikat tahun 2001 lalu. Sidney dalam perbincangan khusus dengan Persda Network menjelaskan, aksi ini sama sekali tidak terkait dengan rencana Indonesia yang akan menggelar pesta demokrasi, Pemilu 2009. Sidney kemudian meyakini, Selamat Kastari yang kabur dari Singapura beberapa waktu lalu, kini berada di Indonesia (Kompas, 5/7/2008).</p>
<p>Tidak berhenti sampai di situ. Pada 7 Juli 2008, ICG mengeluarkan laporan ‘Indonesia: Implications of the Ahmadiyah Decree’. ICG menulis: “Keluarnya SKB yang membatasi aktivitas Ahmadiyah mendemontrasikan bagaimana kelompok-kelompok Islam garis keras, yang memiliki dukungan politik kecil, telah mampu menggunakan teknik-teknik advokasi klasik untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah.” Dalam pernyataan itu, Sydney Jones mengatakan: “Pemerintahan SBY telah membuat kekeliruan serius dengan mengundang Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2005 membantu membentuk kebijakan. Ini membuka pintu bagi kelompok-kelompok garis keras, termasuk Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Forum Umat Islam (FUI), untuk menekan lebih besar intervensi negara dalam agama dan melegislasi moralitas”.</p>
<p>Laporan itu menulis bahwa diantara faktor paling penting adalah HTI yang bekerja bersama dengan FUI menggerakkan massa memimpin demontrasi anti pornografi pornoaksi, pelarangan Ahmadiyah, dan membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak(BBM). Dalam aksinya, Front Pembela Islam (FPI) menjadi pihak keamanan dalam demontrasi FUI. Ini membawa HTI (yang mengaku tidak melakukan kekerasan) pada suatu aliansi dengan kelompok yang selama ini dikenal melakukan tindak kekerasan. ICG melanjutkan, “Ada dukungan yang tidak masuk akal (the unthinking support) yang diberikan pemerintahan SBY terhadap institusi-institusi seperti MUI dan Bakorpakem, lembaga pengawas kepercayaan dan keyakinan pada masa Soeharto”. Untuk menekan pemerintah, ICG menegaskan: “The result was a decree which is a setback for both Indonesia’s image as a country that can stand up to Islamic radicalism and President Yudhoyono’s image as a strong leader”, (Hasilnya adalah SKB yang merupakan langkah mundur baik terhadap citra Indonesia sebagai sebuah negara yang berhadapan dengan radikalisme Islam maupun terhadap citra Presiden Yudhoyono sebagai seorang pemimpin kuat).</p>
<p><strong>Waspadai ICG<br />
</strong>Dilihat dari sejarahnya, terlihat bahwa ICG memberikan bahaya bagi Indonesia. Ada beberapa ‘tahap’ yang dilakukan ICG selama ini. Pertama, ICG lebih banyak memberikan informasi tidak benar seputar Aceh dan Papua. Diakui atau tidak, mereka lebih pro kepada disintegrasi di kedua wilayah tersebut. Wajar bila pimpinan puncaknya di Indonesia, Sydney Jones diusir hingga dua kali. Kedua, ICG lebih mengangkat isu Jama’ah Islamiyah. Tujuannya adalah mengangkat isu terorisme di Indonesia. Muaranya, Indonesia turut dalam isu war on terrorism ala Amerika. Ketiga, kini ICG banyak menyoriti gerakan-gerakan Islam yang ingin menjaga negeri dan generasinya dari pornografi pornoaksi, aliran sesat Ahmadiyah, dan cengkeraman liberalisasi dalam kasus BBM. Arahnya adalah mencap negatif kelompok-kelompok Islam tersebut sebagai Islam radikal. Padahal, sejarah mencatat bahwa salah satu faktor penting pengokoh Indonesia adalah ajaran Islam beserta umatnya.</p>
<p>Pada sisi lain, dilihat dari pernyataan-pernyataan terakhir ICG berupaya untuk: (1) mencap negatif kelompok-kelompok Islam yang menentang Ahmadiyah dan pornografi pornoaksi, termasuk MUI, sebagai garis keras; (2) mengopinikan bahwa dukungan politik bagi kelompok-kelompok Islam kecil; (3) secara khusus menempatkan HTI sebagai kelompok yang berperan penting dalam mempengaruhi politik di Indonesia. Namun, ICG mencoba berupaya untuk melekatkan ‘dekat dengan kekerasan’ pada HTI; (4) memprovokasi pemerintah Indonesia dengan menyebutnya sebagai ‘telah membuat kekeliruan serius’. Ingat, pada tahun 2005 setidaknya ada dua peristiwa terjadi, yakni rekomendasi Badan Koordinasi Pengawas Kepercayaan dan Keyakinan Masyarakat (Bakorpakem) yang melarang Ahmadiyah dan tuntutan umat Islam agar Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi-Pornoaksi disahkan; (5) menekan pemerintah dengan menggunakan politik citra.<br />
Berdasarkan hal diatas ada beberapa pelajaran, antara lain:<br />
Lembaga asing sekalipun berlabel lembaga penelitian lebih banyak berbuat untuk kepentingan asing bukan untuk kepentingan Indonesia. Hal serupa terjadi pada kasus Namru-2 yang menggunakan label penelitian kesehatan padahal hakikatnya intelijen angkatan laut AS.<br />
Lembaga seperti ICG perlu diwaspadai karena lebih banyak menginteli kelompok Islam dan memberikan informasi yang tidak akurat, lalu menekan pemerintah Indonesia untuk bersikap keras kepada kelompok Islam.</p>
<p>Negara asing tetap ingin melemahkan Indonesia dengan menghentikan kebangkitan Islam. Salah satu caranya adalah dengan isu kekerasan dan terorisme.<br />
<strong> Lajnah Siyasiyah<br />
Hizbut Tahrir Indonesia<br />
13/7/2008</strong></p>
<p><img src="/DOCUME~1/user5/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wari006.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wari006.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wari006.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wari006.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wari006.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wari006.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wari006.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wari006.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wari006.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wari006.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wari006.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wari006.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wari006.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wari006.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wari006.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wari006.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wari006.wordpress.com&amp;blog=4434760&amp;post=5&amp;subd=wari006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wari006.wordpress.com/2008/08/07/waspadai-international-crisis-group-icg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b49b953bdc7868b15bc704202508d04?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Wari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/07/icg-2.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
